Dream it into life
Awalnya sih percakapan berlanjut seperti biasa, seperti "rusak kenapa? Kok bisa patah? Kacamata apa?" dst dst.. Sampai kemudian aku tersadar......
Aaack~~! Rasanya semalam aku baru aja mimpi kacamataku rusak. Entah frame-nya penyok atau patah, yang jelas sama sekali irreparable.
Kebetulan..? Mungkin sekali.
Yang jelas aku langsung ingat kejadian sekitar 1 bulan lalu.
Waktu itu aku sedang hibernasi belasan jam ketika mimpi absurd itu muncul. Setting mimpinya di Solo. Lebih spesifik lagi, Lomba Pump It Up di Solo. Aku ingat lihat kaosnya Spicy. Aku juga ingat beberapa orang temanku ikut dalam kompetisi itu: Chrisna, Erik, Wisnu, dan juga Christ yang jauh-jauh datang dari Surabaya, katanya sih sama-sama 14 orang anggota Sapphire lainnya. Tapi tidak ada satu pun dari mereka memenangkan kompetisi tersebut. Dan waktu aku ngobrol sama Christ yang lagi mourning kekalahan mereka, tiba-tiba kami menemukan sebuah ransel besar yang isinya penuh buku kumpulan soal USM STAN (huh??) dan sebuah trophy juara 2, dengan nama Edwin.
(FYI, as far as i know, there's a great pumper in Jogja named Edwin who has a shot in winning such competition. Big shot.)
Yang absurd adalah.. Begitu aku terbangun dari mimpi itu, aku buka twitter dan mendapat kabar kalau si Erik sedang ikut lomba Pump di Jogja. Huh.. Meleset 2 jam lokasinya ternyata.. :))
Dan di penghujung hari, aku dikasih tahu hasil lomba tersebut. Si Erik menang di advance (yeaaay~~!), sementara untuk speed male-nya, juara 2 dikantongi oleh Edwin...
.......... Huh... Quite a dream, eh..? :/
Yang masih jadi misteri.... Itu kenapa tiba-tiba ada buku USM di mimpiku..? Satu tas penuh pula.. :))
Mungkinkah karena aku bakal kuliah lagi disana tahun depan..? ;)
Semoga.