People Are Like Puzzles
Mengenal seseorang itu seperti mengumpulkan kepingan-kepingan puzzle. Dalam tiap percakapan, di setiap hari, ada kepingan baru yang kita temukan. Mungkin kepingan-kepingan awalnya kelihatan gambarnya keren, atau malah membosankan. Tapi semakin banyak kepingan yang dikumpulkan, semakin banyak pula kejutan yang muncul.
Menariknya, kalau bukan sialnya, kita tak pernah tahu berapa banyak kepingan yang menyusun puzzle tersebut. Dan terkadang, semakin banyak kepingan yang terkumpul, justru semakin sulit untuk menduga gambar apa yang akan ditunjukkan. Semakin suka atau jadi kecewa, terkadang juga tak bisa diterka.
Dan kalau sedang sial betul, gambar yang tadinya sangat menarik pun, yang kepingan-kepingan awalnya membuat kita langsung jatuh cinta dan bersemangat untun mengumpulkan semakin banyak lagi kepingannya, ternyata justru menampilkan gambar yang kemudian membuat kita sakit hati.